INGATKAH PERMAINAN TRADISIONAL INDONESIA? PERMAINAN APA YANG SERING KAMU MAINKAN?

by RahmaPIT-PIT KB 2018


Posted on Sat, 10-11-2018 22:10



Indonesia sebagai negara kepulauan dengan wilayah geografis yang luas dikenal memiliki kebudayaan dan tradisi yang beraneka ragam. Terdapat banyak sekali permainan tradisional di Indonesia , namun di zaman sekarang ini hanya segelintir anak yang masih memainkan permainan tradisional. Hal itu dikarenakan masuknya pengaruh globalisasi dimana permainan modern masuk ke kalangan anak-anak Indonesia. Pengaruh tersebut dapat berdampak pada lunturnya nilai-nilai budaya warisan leluhur yang telah ada sejak dulu. Permainan modern memiliki dampak negatif yang menjadikan seseorang individualistik, konsumtif, tidak produktif dan kurang bersosialisasi.

Sebaliknya permainan tradisional yang sekarang banyak ditinggalkan memilki banyak manfaat. Mereka berinteraksi dan bersosialisasi terhadap sesama. Permainan tradisional juga mendorong generasi muda untuk lebih kreatif, semangat berkerja sama, meningkatkan kepercayaan diri, dan saling menghargai satu sama lain. Mengingat permainan tradisional memilki banyak manfaat dibanding permainan modern, namun  keberadaannya sudah tergerus zaman. Maka sebaiknya permainan tradisional patut dipertahankan sehingga eksistensinya tetap ada dan nilai-nilai budaya Indonesia yang ada di dalamnya tidak hilang. Ada banyak sekali permainan tradisional yang merupakan hiburan asli Nusantara seperti :

  1. ENGGRANG

enggrang

Enggarang merupakan permainan tradisional Indonesia yang mendapat pengaruh dari budaya China. Berkembang tahun 1960-an di Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Enggrang diberi makna bambu atau kayu yang diberi pijakan agar kaki leluasa bergerak berjalan. Nilai Budaya yaitu Kerja keras, ketekunan, keseriusan, keuletan, dan spostivitas untuk mencapai suatu tujuan.

2. LAYANG-LAYANG

3. GASING

Gasing merupakan mainan yang bisa berputar pada poros dan berkesetimbangan pada suatu titik. Permainan tradisional Indonesia ini dimainkan diatas tanah yang keras dan datar. Sebagian besar gasing terbuat dari kayu yang diukir dan dibentuk menjadi badan gasing. Gasing terdiri dari bagian kepala, bagian badan dan bagian kaki (paksi). Bentu gasing beragam tergantung daerahnya ada yang seperti jantung, silinder, dan piring terbang. Tali gasing umumnya dari nilon, namun tali gasing tradisional dari kulit pohon.

4. RANGKU ALU

Rangku Alu merupakan permainan tradisional yang berasal dari Nusa Tenggara Timur (NTT) yang biasanya digunakan untuk merayakan hasil panen perkebunan dan pertanian. Alat yang digunakan dalam permainan ini sangat sederhana yaitu empat buah bambu dengan panjang kurang lebih dua meter. Biasanya Rangku Alu dimainkan dengan diiringi lagu Ampar Ampar Pisang. Nilai-nilai permainan: Konsentrasi, Kelincahan dalam bertindak, keberanian, disiplin, ketangkasan jasmani dan ketepatan gerak.

5. BAKIAK

Bakiak merupakan permainan tradisional Indonesia yang berasal dari Sumatera Barat. Permainan bakiak panjang di Sumatera Barat sering disebut terompah galuak yaitu terompah deret dari papan bertali karet yang panjang. Sepasang bakiak minimal memiliki tiga pasang sandal atau dimainkan tiga anak. Permainan ini melatih kekompakan dan konsentrasi.

Kampung Budaya diikuti 39 Forda dari seluruh Indonesia dengan keunikan budaya masing-masing

11 November 2018 di SAMANTA KRIDA UNIV. BRAWIJAYA


Pencarian
Acara Kita
Copyright © PIT & DDM Kampung Budaya 2018 - Universitas Brawijaya