Hasil pencarian dari : Selendang sekar
KB
Kuliner Khas, Pintu Utama dalam Mengenal Ragam Budaya Daerah
Indonesia merupakan negara dengan sejuta keragaman budaya, dengan keanekaragaman suku, adat-istiadat, dan keseniannya, Indonesia menjadi negara yang cukup memikat. Selain karena keindahan budayanya, Indonesia juga cukup populer dikenal sebagai negara yang kaya akan rempah-rempah. Dengan kekayaan rempah-rempah dari Sabang sampai Merauke, cita rasa kuliner Indonesia tentu tak diragukan lagi. Indonesia memiliki ribuan jenis kuliner yang sangat variatif dan menggoyang lidah. Berikut adalah 7 makanan khas Indonesia yang banyak diburu. 1. Sambal Secara teknis, sebenarnya sambal adalah bumbu, saus berbasis cabai yang merupakan bahan pokok semua meja makan di Indonesia. Hidangan tak akan lengkap kecuali memiliki kombinasi cabai, dengan tambahan gula dan garam, lalu diberi perlakuan yang memiliki istilah “uleg”. 2. Sate Sate adalah daging yang ditusuk lalu dimasak di atas batu arang yang panas sehingga menghembuskan asap dan baunya mempu memikat orang-orang. Sate dapat terbua dari ayam, kambing, atau kelinci. Daging dipotong dan dibumbui, lalu dibakar, dan dimandikan dengan saus kacang, 3. Bakso Bakso merupakan makanan favorit banyak orang di Indonesia. Bakso umumnya terbuat dari daging ayam atau sapi, yang dihaluskan lalu dibentuk bulat seukuran bola golf, atau bisa lebih besar. Bakso banyak dijual melalui gerobak dorong atau kaki lima, lalu ditambahkan bawang goreng, daun bawang, dan kuah. Bakso mendapatkan ketenaran internasional ketika Presiden AS Barrack Obama menyebut bakso merupakan favoritnya ketika berkunjung di Jakarta. 4. Soto Soto merupakan masakan tradisional yang terdiri dari kald dan bahan-bahan yang bervariasi di seluruh nusantara. Umumnya, soto terdiri atas kuah bening dengan tambahan daging ayam, kambing, atau sapi. Jenis soto juga bervariasi di tiap daerah. Di Jakarta, dikenal soto betawi yang memiliki rasa manis, lembut, dan bersantan. 5. Gado-gado Siapa yang tak kenal gado-gado? Gado-gado merupakan makanan populer masyarakat Indonesia. Pada dasarnya, gado-gado adalah masakan yang terdiri atas sayur-sayuran dan dilumuri saus kacang kental. Biasanya pada gado-gado terdapat kacang panjang, bayam, kentang, jagung, tauge, mentimun, telur, dan ditambah tahu-tempe. Itulah 5 masakan khas Indonesia. Masih sangat banyak masakan khas nusantara yang kaya rasa. Indonesia itu kaya. Tidak hanya kaya isi perut buminya, isi lautnya, orang-orangnya, budaya-budayanya, tapi juga kaya selera dan cita rasanya. Rugi sekali tinggal di Indonesia, jika tidak pernah mencoba berbagai kuliner khasnya. Karena makanan khas adalah pintu utama dan cara yang sangat asyik dalam mengenal ragam budaya baru. Ketahui Lebih Lanjut
KB
3 Alasan Mengapa Kita Harus Mencintai Budaya Indonesia
Negara Kesatuan Republik Indonesia, atau lebih umum disebut Indonesia, adalah negara yang sangat kaya baik dari segi sumber daya manusia, maupun dari sisi sumber daya alamnya. Nusantara kita terletak di Asia bagian tenggara yang dilintasi garis khatulistiwa, berada di antara benua Asia dan Australia, serta antara Samudra Pasifik dan Samudra Hindia. Tak hanya itu, Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia dengan jumlah kurang lebih 13.466 pulau yang tersebar di seluruh nusantara. Keberagaman yang dimiliki oleh Indonesia juga menjadi salah satu ciri khas mengapa Indonesia begitu dikenal baik di kancah internasional. Mulai dari keberagaman suku, budaya, bahasa, begitu pula agama. Meskipun diversitas tidak dapat dipungkiri, tapi seperti semboyan negara, ‘Bhinneka tunggal ika’ yang memiliki arti ‘Berbeda-beda namun tetap satu jua’, bermakna keberagaman inilah yang membentuk negara. Selain memiliki populasi padat dan wilayah yang luas, Indonesia memiliki wilayah alam yang mendukung tingkat keanekaragaman hayati terbesar kedua di dunia. Setelah membaca pemaparan singkat di atas, lantas apa saja alasan kita—sebagai pemuda—harus mencintai kebudaya sendiri?   1. Budaya Indonesia sering diklaim negara lain Semenjak zaman dahulu kala, di milenium pertama, leluhur Indonesia berhasil membangun sebuah candi, yang sekarang menjadi candi terbesar dan terindah di dunia, serta menjadi salah satu keajaiban dunia yaitu Candi Borobudur. Di milenium kedua, rakyat Indonesia di bawah naungan Kerajaan terbesar di Asia, Majapahit, berhasil menguasai dan menjadi pelaku penting dalam percaturan dunia. Namun, semua kejayaan itu mulai luntur ketika para penjajah mulai datang ke Nusantara Indonesia. Mereka memonopoli segala yang ada di nusantara tanpa rasa iba. Tidak ingin bukan kebudayaan Indonesia yang dibangun susah payah oleh nenek moyang diklaim negara lain secara paksa? Kasus ini sudah sering terjadi semenjak puluhan tahun yang lalu. Hal ini disebabkan budaya nusantara yang sering dilalaikan dan tidak dijaga dengan baik. Sudah ada beberapa kebudayaan yang berhasil diakui di UNESCO. Meskipun tidak semua, bukankah sudah menjadi tugas kita untuk memelihara keberagaman nusantara?   2. Budaya adalah identitas bangsa Layaknya China yang identik dengan barongsai, warga Jepang yang sering dikaitkan dengan disiplin dan kerja keras, budaya pun memiliki posisi yang sama sebagai jati diri bangsa. Seperti batik atau tempe yang telah dikenal sebagai “ciri khas” Indonesia. Tentu saja hal ini harus dijaga dengan baik agar warisan nenek moyang tetap terlestarikan. Tidak hanya ciri khas negara, tradisi dan budaya seperti seni musik, tarian, permainan, kuliner pun harus kita cintai sebagai cerminan Indonesia yang kaya budaya.   3. Budaya memiliki nilai yang tinggi   Tahukah kamu bahwa di Inggris, harga sepotong tempe seukuran 800gr dihargai hampir 150 ribu rupiah? Mereka pun rela membayar sedemikian besarnya karena tempe dianggap sebagai makanan mewah di sana, bagi vegetarian. Tidak hanya dari segi kuliner, kain Songket Palembang pun dihargai rata-rata 20 juta setiap potongnya. Di luar dari segi finansial, nilai budaya Indonesia yang beraneka ragam ini juga menarik minat para wisatawan asing untuk mempelajari budaya kita. Orang non-domestik saja tertarik untuk mengenal keanekaragaman warisan nenek moyang; kita sebagai penerus bangsa, harusnya lebih termotivasi untuk mengenali, menjaga, mencintai, dan melestarikan kebudayaan Indonesia. Tidak perlu langsung berkontribusi dalam hal besar, rajin memakai batik di kegiatan sehari-hari adalah hal kecil yang patut diapresiasi. Cintai, kenali, hargai. Salam budaya! Ketahui Lebih Lanjut
KB
KERAMBIT SENJATA ASAL MINANG YANG MENDUNIA
Kecil namun sangat merusak, kalimat ini cocok disematkan pada kerambit. Mungkin diantara kalian pernah melihat aksi Iko Uwais saat bertarung dengan Cecep Arif Rahman dalam film The Raid 2. Maka kalian akan tahu bahwa senjata yang digunakan adalah kerambit. Bentuknya kecil dan dibuat menyerupai cakar Harimau yang pada zaman dulu banyak hidup di tanah Minang. National Geographic menjulukinya sebagai pisau paling mematikan didunia. dalam literarur barat para lelaki di Indonesia dahulu menggunakan kerambit untuk bertempur pada jarak dekat.     Berdasarkan sejarah tertulis, kerambit berasal dari Minangkabau, lalu kemudian dibawa oleh para perantau Minangkabau berabad yang lalu dan menyebar ke berbagai wilayah, seperti Jawa, dan Semenanjung Melayu. Yang kemudian menyebar melalui jaringan perdagangan Asia Tenggara hingga ke negara-negara seperti Kamboja, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina dan Thailand. Untuk bisa memainkan senjata pisau kerambit ini, masyarakat Minangkabau memadukannya dengan seni bela diri pencak silat, dengan menggunakan jurus harimau. Hal ini disesuaikan dengan bentuk kerambit. Dan gerakan serta kuda-kuda dalam melakukan serangan terhadap musuh, juga menggunakan gaya-gaya harimau menerkam musuh.     Berikut beberapa fakta dari senjata Kerambit.   1.  Digunakan oleh Tentara AS Tidak banyak yang tahu, jika pisau kerambit adalah senjata paling berbahaya yang mematikan dan populer di beberapa negara, seperti Australia dan Amerika. Bahkan, di Amerika jenis pisau kerambit diadopsi menjadi salah satu senjata tangan andalan yang digunakan oleh tentaranya. Dalam klasifikasinya, pisau kerambit dipercaya sebagai senjata paling berbahaya dan mematikan urutan ke dua setelah pistol. Sabetan kerambit bila mengenai tubuh lawan, dari luar memang tampak seperti luka sayatan kecil, namun pada bagian dalam tubuh bisa menimbulkan akibat yang sangat fatal karena urat-urat putus         2. Memiliki Beberapa Varian Meski secara umum bentuk kerambit adalah sama yaitu melengkung dan memiliki lobang dibagian pegangannya, namun dalam perkembangannya kerambit memiliki beberapa varian. Dari bilah tajamnya terbagai menjadi dua yaitu tajam tunggal dan tajam ganda (double edges). Sedangkan di Indonesia sendiri, kerambit ada dua yaitu kerambit Jawa Barat dan kurambiak/karambiak Minang. Perbedaannya adalah kerambit Jawa Barat biasanya memiliki lengkungan yang membulat, sedangkan kerambit Minang memiliki lengkungan siku. Berikut beberapa jenis kerambit di Nusantara: Kuku Alang (kuku elang), Lawi ayam: Cakar elang/ayam dari Sumatera Barat Kuku Harimau: Sumatera Barat, Jawa Barat dan Madura Kuku Bima: Jawa Barat, Jawa Tengah Kuku Hanoman: Jawa Barat Kerambit Sumbawa: Pulau Sumba Kerambit Lombok: Lombok   3. Awalnya bukan untuk Pertarungan Sekarang ini Karambit lebih banyak dipakai untuk combat atau perkelahian. Padahal senjata ini dulu dipakai bukan untuk tujuan semacam itu. Berdasarkan sejarah orang-orang Indonesia dulu sejata ini dipakai untuk kebutuhan sehari-hari. Seperti para petani, nelayan, pemburu mereka gunakan untuk mempermudah dalam pekerjaan mereka. Orang-orang biasa menggunakan senjata ini karena sangat membantu dalam melakukan pekerjaan mereka sehari-hari. Bobotnya yang sangat enteng, serta lengkungannya yang unik itu bisa dipakai untuk bebagai fungsi. Akhirnya senjata ini banyak diadopsi sebagai senjata-senjata pendukung di berbagai jenis bela diri, salah satunya adalah pencak silat. Senjata inipun mulai digunakan dalam jenis bela diri ketika Kerambit sudah populer. Sumber : http://www.kursksalvage.com/5-fakta-hebat-karambit-pisau-mematikan-asli-indonesia-yang-pamornya-mendunia/ https://merahputih.com/post/read/pisau-kerambit-senjata-tradisional-minangkabau-yang-diadopsi-tentara-amerika https://www.kaskus.co.id/thread/5a5f008b1cbfaadc728b4568/kerambit-dilupakan-militer-indonesia-dipakai-us-marshals/ https://www.bintang.com/lifestyle/read/2367261/kerambit-senjata-paling-berbahaya-di-dunia-asal-indonesia   Ketahui Lebih Lanjut
KB
INGATKAH PERMAINAN TRADISIONAL INDONESIA? PERMAINAN APA YANG SERING KAMU MAINKAN?
Indonesia sebagai negara kepulauan dengan wilayah geografis yang luas dikenal memiliki kebudayaan dan tradisi yang beraneka ragam. Terdapat banyak sekali permainan tradisional di Indonesia , namun di zaman sekarang ini hanya segelintir anak yang masih memainkan permainan tradisional. Hal itu dikarenakan masuknya pengaruh globalisasi dimana permainan modern masuk ke kalangan anak-anak Indonesia. Pengaruh tersebut dapat berdampak pada lunturnya nilai-nilai budaya warisan leluhur yang telah ada sejak dulu. Permainan modern memiliki dampak negatif yang menjadikan seseorang individualistik, konsumtif, tidak produktif dan kurang bersosialisasi. Sebaliknya permainan tradisional yang sekarang banyak ditinggalkan memilki banyak manfaat. Mereka berinteraksi dan bersosialisasi terhadap sesama. Permainan tradisional juga mendorong generasi muda untuk lebih kreatif, semangat berkerja sama, meningkatkan kepercayaan diri, dan saling menghargai satu sama lain. Mengingat permainan tradisional memilki banyak manfaat dibanding permainan modern, namun  keberadaannya sudah tergerus zaman. Maka sebaiknya permainan tradisional patut dipertahankan sehingga eksistensinya tetap ada dan nilai-nilai budaya Indonesia yang ada di dalamnya tidak hilang. Ada banyak sekali permainan tradisional yang merupakan hiburan asli Nusantara seperti : ENGGRANG Enggarang merupakan permainan tradisional Indonesia yang mendapat pengaruh dari budaya China. Berkembang tahun 1960-an di Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Enggrang diberi makna bambu atau kayu yang diberi pijakan agar kaki leluasa bergerak berjalan. Nilai Budaya yaitu Kerja keras, ketekunan, keseriusan, keuletan, dan spostivitas untuk mencapai suatu tujuan. 2. LAYANG-LAYANG 3. GASING Gasing merupakan mainan yang bisa berputar pada poros dan berkesetimbangan pada suatu titik. Permainan tradisional Indonesia ini dimainkan diatas tanah yang keras dan datar. Sebagian besar gasing terbuat dari kayu yang diukir dan dibentuk menjadi badan gasing. Gasing terdiri dari bagian kepala, bagian badan dan bagian kaki (paksi). Bentu gasing beragam tergantung daerahnya ada yang seperti jantung, silinder, dan piring terbang. Tali gasing umumnya dari nilon, namun tali gasing tradisional dari kulit pohon. 4. RANGKU ALU Rangku Alu merupakan permainan tradisional yang berasal dari Nusa Tenggara Timur (NTT) yang biasanya digunakan untuk merayakan hasil panen perkebunan dan pertanian. Alat yang digunakan dalam permainan ini sangat sederhana yaitu empat buah bambu dengan panjang kurang lebih dua meter. Biasanya Rangku Alu dimainkan dengan diiringi lagu Ampar Ampar Pisang. Nilai-nilai permainan: Konsentrasi, Kelincahan dalam bertindak, keberanian, disiplin, ketangkasan jasmani dan ketepatan gerak. 5. BAKIAK Bakiak merupakan permainan tradisional Indonesia yang berasal dari Sumatera Barat. Permainan bakiak panjang di Sumatera Barat sering disebut terompah galuak yaitu terompah deret dari papan bertali karet yang panjang. Sepasang bakiak minimal memiliki tiga pasang sandal atau dimainkan tiga anak. Permainan ini melatih kekompakan dan konsentrasi. Ketahui Lebih Lanjut
Pencarian
Acara Kita
Copyright © PIT & DDM Kampung Budaya 2018 - Universitas Brawijaya