lihat semua

SULAWESI TENGGARA BOLIMO KARO SOMANAMO LIPU

Sat, 3 October 2020

Halo, Sobat Budya! 

Kali ini, Kampung Budaya 2020 akan merangkum beberapa informasi menarik mengenai salah satu Provinsi di Pulau Sulawesi nih. Kini giliran Provinsi Sulawesi Tenggara yang akan kita intip yah! Selain terkenal dengan pariwisata alam nya, ada apa aja sih di Sultra? Yuk, kita simak satu persatu keunikan lainnya! 

 

1. Kabuto 

http://4.bp.blogspot.com/-r-j3SQSd1PQ/ViRQyfBq7HI/AAAAAAAAIPk/Go-4KYdljI8/s640/20121103_135305.jpg

Bukan saudara kembar naruto, melainkan makanan khas Sulawesi Tenggara yang wajib Sobat cicipi ketika berkunjung ke Sultra. Kuliner khas Kabupaten Muna yang bernama Kabuto ini terbuat dari ubi atau singkong yang dijemur hingga berjamur loh, setelah benar-benar kering barulah dimasak bersama dengan parutan kelapa. Rasa kelapa yang gurih akan menambah nikmat kabuto ini. Dijamin deh rasanya lembut banget dan kenyal!

https://ksmtour.com/wisata-kuliner/kuliner-sulawesi-tenggara/kabuto-makanan-khas-daerah-pesisir-sulawesi-tenggara.html


 

2. Tradisi Mosehe Wonua yang Unik

Ritual Mosehe Wonua Sulawesi Utara

Provinsi Sulawesi Tenggara adalah daerah yang memiliki keanekaragaman suku dan budaya. Ada suku Tolaki, Muna, Buton, Wanci dan Masyarakat Bajo. Keragaman ini membawa Sulawesi Tenggara pada kekayaan budaya dan tradisi, salah satunya adalah Tradisi Mosehe Wonua. Mosehe Wonua merupakan ritual pensucian kampung yang dilakukan sejak abad ke-13, saat Kerajaan Mekongga Tolaki masih berjaya. Tradisi ini terus dipertahankan hingga raja-raja berikutnya yang bertahta dan memimpin masyarakat Suku Tolaki yang masih bertahan dan menjadi masyarakat modern. Sejak abad ke-13 hingga abad ke-17 awal, tradisi ini dilakukan dengan cara yang sesuai dengan kepercayaan animisme dan dinamisme. Namun seiring berjalannya waktu, masuklah unsur islami kedalam ritual ini. Puncak seremonial adat ini ditandai dengan penyembelihan kerbau putih dan tari-tarian. 

Ayo lestarikan tradisi-tradisi yang ada agar kekayaan budaya di Indonesia tidak akan pernah hilang!

https://www.boombastis.com/mosehe-wonua/82818

 

 

3. UNESCO: Wakatobi Sebagai Cagar Biosfer Dunia

Sultra Prioritaskan Pengembangan Destinasi Wakatobi | BALIPOST.com

Sobat Budaya pasti sudah tidak asing lagi mendengar nama 'Wakatobi' bukan? Yap, Kepulauan Wakatobi menyimpan keindahan alam bawah laut yang luar biasa hingga terkenal ke mancanegara. Terletak di Segitiga Terumbu Karang, wajar kalau Wakatobi ini menjadi salah satu destinasi impian ya, Sobat!

 Taman Nasional Laut Wakatobi bahkan ditetapkan sebagai Cagar Bisofer Dunia oleh UNESCO pada tahun 2012 lalu. Wah, tentunya semakin menambah kecintaan kita terhadap alam Indonesia ya. Hayo, siapa yang ingin ke Wakatobi? Sebelum berkunjung ke Wakatobi, ada baiknya Sobat ketahui dulu fakta menarik seputar Wakatobi. 

Tahu gak sih, Wakatobi merupakan nama singkatan dari empat pulau utama di kepulauan ini, yaitu Wangi-Wangi, Kaledupa, Tomia dan Binongko. Sebenarnya Wakatobi memiliki pulau-pulau lainnya loh, seperti Tokobao, Lintea Utara, Hoda, Anano dan masih banyak lagi. Setiap pulau tentunya memiliki pesonanya masing-masing ya, Sobat! Bagi kalian yang suka diving, tepat sekali jika memilih Wakatobi sebagai tujuan destinasi kalian. Bagaimana tidak? terdapat lebih dari 50 spot diving, 750 spesies terumbu karang dari total 850 spesies yang eksis di bumi serta 942 spesies ikan. Woah! Puas banget melakukan diving atau snorkling disini pokoknya. Ke Wakatobi, yuk!

https://www.mongabay.co.id/2012/05/11/unesco-wakatobi-adalah-cagar-biosfer-dunia/

http://www.wakatobikab.go.id/statik/cagar.biosphere.wakatobi/cagar.biosphere.wakatobi.html

 

 

4. Benteng Terluas Di Dunia, Benteng Keraton Buton

Benteng Keraton Buton, Objek Wisata Bersejarah Bau - Bau | Indozone.id

Selain wisata bahari yang luar biasa, Pulau Buton di Sulawesi Tenggara juga meninggalkan warisan budaya yang tak kalah mengagumkan nihh. Berlokasi di Kota Bau Bau terdapat Benteng Keraton Buton yang berbentuk lingkaran dengan panjang keliling 2740 m, ketinggian antara 2-8 m dengan ketebalan 1-2 m. Benteng Keraton Buton mendapat penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) dan Guiness Book Record yang dikeluarkan bulan september 2006 sebagai benteng terluas di dunia dengan luas sekitar 23,375 hektar. Wow! Ternyata benteng terluas di dunia ada di Indonesia!

Benteng ini dibangun pada tahun 1592 dan selesai hampir 50 tahun kemudian. Uniknya, benteng kokoh ini dibangun dengan bahan dasar batu gunung, pasir dan batu kapur serta rumput laut sebagai bahan perekatnya. Selain itu, terdapat 12 pintu gerbang yang disebut lawa. Keduabelas pintu lubang ini identik dengan 12 pintu lubang yang ada di tubuh manusia sebagai ciptaan Tuhan. Unik ya!

https://www.indonesiakaya.com/jelajah-indonesia/detail/belajar-sejarah-kesultanan-buton-di-benteng-keraton-wolio-bau-bau

 

 

5. Tari Lumense

Tari Lumense - Tarian tradisional Kecamatan Kabaena Kabupaten ...

Tarian Lumense adalah tarian yang berasal dari Tokotu'a (Kabaena), Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara. Kata lumense sendiri berasal dari bahasa daerah setempat yakni lume yang artinya terbang dan mense yang artinya tinggi. Jadi, lumense bisa diartikan dengan terbang tinggi. Tarian ini biasa dipertunjukkan untuk menyambut tamu pada pesta-pesta, khususnya dalam acara pesta rakyat. Terdapat ritual pe-olia dalam tarian yang merupakan penyembahan roh halus yang dinamakan kowonuano dengan sajian aneka jenis makanan. Uniknya, penari perempuan nya menggunakan baju adat Kabaena yang bernama taincombo yang bercorak rok merah marun dengan atasan baju hitam dan bawahan baju berbentuk ikan duyung.  Unik banget ya, Sobat. 

https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpnbsulsel/tari-lumense-dari-bombana/

 

 

6. Pulau Labengki “Miniatur Raja Ampat”, Memiliki Teluk Cantik Berbentuk Hati 

Pulau Labengki terletak di Desa Lebengki tepatnya di Kecamatan Lasolo, Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. Pulau unik dan cantik ini memiliki bentuk menyerupai lambang hati. Wah, unik. Bentuk hati bisa dilihat dengan cara trekking ke puncak bukit atau menerbangkan drone. Pulau Labengki disebut sebagai miniatur Raja Ampat karena memiliki pemandangan yang luar biasa menakjubkan serta air yang jernih. Tak heran jika destinasi pulau ini menjadi salah satu destinasi andalan Sulawesi Tenggara. 

Disini juga kalian tidak hanya menikmati keindahan pasir putihnya saja, tetapi kalian dapat melakukan beberapa olahraga air salah satunya snorkling. Nah, tempat snorkling yang menjadi andalan Pulau Labengki adalah di Pantai Pasir Panjang dan Blue Lagoon. Selain itu, Pulau Labengki terkenal akan Kerang Kima yang merupakan kerang terbesar di dunia, loh! Yap, Pulau Labengki merupakan tempat konservasi Kerang Kima. Mau jelajahi spot unik Pulau Labengki lainnya? Yuk, sambangi Pulau Labengki!

https://phinemo.com/pulau-labengki-miniatur-raja-ampat-di-sulawesi-tenggara/