lihat semua

PAPUA BARAT CINTAKU NEGERIKU

Thu, 15 October 2020

EKSOTISME PAPUA BARAT

Halo, Sobat Budya! 

Kali ini, Kampung Budaya 2020 akan merangkum beberapa fakta menarik seputar provinsi yang dulunya dikenal sebagai Irian Jaya. Hayo, ada yang tau? dikenal sebagai surga kecil jatuh ke bumi, provinsi ini terletak di bagian barat Pulau Papua. Yap, Provinsi Papua Barat! Yuk, eksplorasi eksotisme Papua Barat! 

1. Tradisi Unik Suku Dani, Potong Jari 

Mengenal Tradisi Ekstrem Suku Dani di Papua, Potong Jari Sebagai ...

Suku Dani yang mendiami Lembah Baliem memiliki tradisi unik yaitu potong jari sebagai ungkapan berduka cita. Pemotongan jari biasanya dilakukan dengan benda tajam atau digigt hingga putus. Bagi Suku Dani, jari adalah simbol dari keluarga, kekerabatan dan kebersamaan. Saat salah satu anggota keluarga meninggal, Suku Dani akan mengungkapkan rasa sakit dan duka dengan ikipalin atau potong jari. Wah, unik ya! Terlepas bagaimana pun filosofi yang terkandung didalamnya, beragam tradisi ini tentu menambah pesona budaya di Papua. 

https://travel.detik.com/domestic-destination/d-4871021/potong-jari-ungkapan-duka-sekaligus-cinta-dari-timur-indonesia

 

2. Raja Ampat Surga Bawah Laut Dunia

Pin di ☮ Photography

Siapa yang tidak kenal dengan Raja Ampat? Salah satu destinasi impian semua orang, apalagi yang memiliki hobi diving. Ada banyak sekali loh tokoh dunia yang pernah berlibur di Kepulauan Raja Ampat, salah satunya adalah bos Google, Sergey Brin yang menghabiskan liburan natal nya disini. Yuk, intip kekayaan alam di Kepulauan Raja Ampat lainnya! 

Terdapat 4 pulau utama di Raja Ampat, yaitu Pulau Misool, Pulau Salawati, Pulau Waigeo dan Pulau Batanta yang merupakan penghasil lukisan batu kuno. Wilayah pulau-pulau di Raja Ampat sangatlah luas mencangkup 4,6 juta heketar tanah dan laut yang menjadi rumah bagi 540 jenis karang, 1500 ikan serta 700 jenis moluska. Kekayaan biota ini menjadikan Raja Ampat sebagai perpustakaan hidup bagi koleksi terumbu karang dan biota laut paling beragam di dunia. Bahkan menurut badan konservasi internasional menyebutkan bahwa ada sekitar 75% spesies laut di seluruh dunia tinggal di pulau yang menakjubkan ini. 

Hebatnya lagi, Raja Ampat dinobatkan sebagai destinasi nomor satu scuba diving dunia versi DIVE Magazine dan juga Juara Destinasi Top Dunia CNN, lho. Nggak heran ya kalau Raja Ampat dijuluki surga bawah laut tercantik di dunia. 

https://www.matarama.co.id/news/raja-ampat-ekspedisi-bawah-laut-terbaik-di-dunia.html

https://kawanuainside.com/sejumlah-destinasi-menyelam-di-sulut-jadi-yang-terbaik-di-dunia/

3. Taman Nasional Lorentz

Taman Nasional Lorentz Papua Sebagai Warisan Dunia | Berita Papua

Jika Sobat ingin tahu kekayaan alam Indonesia khususnya di Papua Barat, maka Taman Nasional Lorentz dapat menjadi jawabannya. Kawasan seluas 2,4 juta hektar ini merupakan taman nasional terbesar di Asia Tenggara. 

Tercatat 639 jenis burung dan 123 mamalia hidup disini. Keragaman budaya di dalamnya juga tak kalah mengagumkan. Kebudayaan ini diperkirakan berusia 3000 tahun. Dimana Suku Asmat, Nduga, Dani Barat, Sempat dan Kamoro tinggal. Taman Nasional Lorentz ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia oleh UNESCO dan Warisan Alam oleh negara-negara ASEAN. Bangga, ya!

Tahu gak sih Taman Nasional Lorentz memiliki satu dari tiga gletser di dunia, taman nasional ini juga mencangkup puncak jaya, yaitu puncak Carstenz. Puncak ini merupakan puncak gunung tertinggi di Indonesia dan merupakan satu dari 7 puncak tertinggi di dunia, lho. Selain itu, wilayah ini merupakan hasil tabrakan antara lempeng Austrlia dan Pasifik, sehingga membuat terbentuknya gunung es yang menjadi salah satu dari tujuh puncak dunia. 

Membanggakan sekali bukan? Jika Sobat tertarik dan memiliki kesempatan berkunjung ke Papua Barat jangan lupa untuk mengunjungi Tanaman Nasional Lorentz, ya! 

https://foresteract.com/taman-nasional-lorentz/3/



 

4. Tifa

https://3.bp.blogspot.com/-CQqP2kRoPBg/W3dgjJapHuI/AAAAAAAADdc/aybX56P0Jp0QNdhQd3M3U9yLkGZwttovQCLcBGAs/s320/tifa.JPG

Alat musik Tifa merupakan alat musik tradisional yang berasal dari daerah maluku serta papua. Bentuk alat musik Tifa mirip gendang dan cara memainkannya adalah dengan cara dipukul. Alat musik Tifa terbuat dari bahan sebatang kayu yang isinya sudah dikosongkan serta pada salah satu ujungnya ditutup dengan menggunakan kulit hewan rusa yang terlebih dulu dikeringkan. Sudah pernah mencoba memainkan alat musik ini?

https://www.kompasiana.com/nurhayyusuprihatin/552a179a6ea834b077552d21/potret-unik-kota-sorong-papua-barat

 

5. Sejarah Perang Dunia II di Papua Barat

Saksi Bisu Perang Dunia II di Tengah Hutan Papua

Tank Peninggalan Perang Dunia II di Tambrauw

 

Tidak banyak orang yang tahu bahwa Papua Barat sempat menjadi daerah perang Pasifik di tahun 40an. Papua yang sangat besar itu menjadi rebutan antara tentara sekutu (yang dipimpin Amerika) dan Jepang. Banyak sekali bukti peninggalan sejarah disana seperti kendaraan perang, senjata, bahkan kalung pengenal tentara Amerika yang meninggal di sana menjadi souvenir unik bagi pemuda Papua di tahun 90an. Mereka menemukannya dengan cara menggali tanah. 

Sejarah dimulai tepatnya pada 12 April 1942 di Manokwari, saat itu tentara jepang bergerak ke Papua Barat dan berhasil menduduki Fakfak. Manokwari dijadikan sebagai markas utama Jepang di Papua Barat, sedangkan Jayapura dijadikan penghubung dengan basis Jepang di Papua Nugini (Australia). Kemudian Pasukan Amerika mendarat di Pulau Biak pada tahun 1944. Perang di Biak dan Numfor merupakan perang terbesar di Papua Barat. Selain itu, Kabupaten Tambrauw, Papua Barat juga tercatat rapi dalam buku sejarah Perang Dunia II. Wilayah ini menjadi saksi bisu pertarungan tentara Amerika Serikat dan Jepang pada 1943-1945. 

https://pesonaindonesia.kompas.com/read/2019/05/05/103654727/menyusuri-jejak-perang-dunia-ii-di-tambrauw

https://jubi.co.id/papua-dalam-lembaran-sejarah-perang-dunia-kedua-1-2/

 

6. Atraksi mamalia raksasa, Paus Bryde dapat terlihat di Teluk Triton, loh!

Teluk Triton di kabupaten Kaimana, Provinsi Papua Barat merupakan surga untuk melihat kemegahan mentari terbenam. Tak hanya sekedar indah, di bawah laut Teluk Triton terdapat sekitar 959 jenis ikan dan 471 jenis karang serta sebagai habitat paus bryde. Paus bryde kerap melakukan atraksi di tengah lautan, sesekali menyemburkan air ke udara dari lubang punggungnya. Kalau kalian beruntung, tentunya saat kalian menyelam akan bertemu dengan paus bryde ini. Nelayan sekitar tidak memburunya, lantas malah menganggap paus bryde adalah keluarga mereka. 

Bagi sobat pecinta selam dan pemburu foto underwater, kesempatan langka untuk bermain dan mengabadikan atraksi hewan air raksasa ini rasanya sayang jika dilewatkan.

 

https://travel.kompas.com/read/2009/03/06/08135824/Menikmati.Surga.di.Teluk.Triton 

https://www.adventuretravel.co.id/blog/teluk-triton-kampung-lobo-dan-legenda-garuda-raksasa-papua 

 

7. Rumpun Bahasa Papua Barat

Peneliti Ahli Bahasa Papua menyebutkan bahwa sebanyak 90 bahasa daerah ada di papua Barat sepanjang kurun waktu 2008 hingga 2019. Bahasa Papua Barat yang paling terkenal adalah bahasa Ternate dengan sekitar 50 000 penutur. Hal ini mungkin terjadi karena pengaruh kesultanan Ternate di raja Ampat pada saat itu. Dialek, lafal dan intonasi orang Papua sangat khas. Umumnya menggunakan singkatan seperti Saya = Sa, Kamu = Ko, Pergi = Pi, Punya = Pu, dan lain-lain. Saat ini banyak sekali yah lagu hits yang menggunakan dialek Papua. Coba sebutkan judul lagunya, ada yang tau? 

https://www.cnnindonesia.com/hiburan/20191110022209-241-446978/balai-bahasa-catat-ada-414-bahasa-daerah-di-papua