lihat semua

NUSA TENGGARA TIMUR

Tue, 20 October 2020

Provinsi Nusa Tenggara Timur menjadi salah satu primadonanya Indonesia dalam hal pariwisata. Coba, deh sebut tempat wisata alami di Indonesia yang terkenal, mungkin setengahnya dari provinsi ini! Yuk kenali lebih jauh warna-warninya budaya NTT—kembaranya NTB!

  1. Desa Wae Rebo yang Seperti Alam Fantasi

Pemandangannya terasa engga nyata, ya. Pemukiman tradisional yang terletak di atas gunung, dengan 7 rumah tradisionalnya yang melingkar ini disebut Desa Wae Rebo. Desa ini berdiri di atas ketinggian 1200 mdpl di wilayah Manggarai, Nusa Tenggara Timur dan menjadi tempat tinggal masyarakat nenek moyang Minang yang migrasi ke wilayah NTT. Rumah adat Wae Rebo ini namanya mbaru niang, berbentuk kerucut besar dengan lima lantai terbuat dari kayu dengan atap daun lontar dan ijuk. Ketujuh rumah ini dihuni oleh 6-8 kepala keluarga selama 19 generasi! Nah, yang membuatnya semakin membanggakan, di tahun 2012, UNESCO Asia-Pacific Heritage Award memberi penghargaan kepada Desa Wae Rebo sebagai apresiasi upaya masyarakat adat mempertahankan dan melestarikan keunikan tradisi bangunan rumah mereka di tengah berbagai tantangan yang ada. Kalau Sobat Budaya mau mengunjungi dan bahkan bermalam di desa ini, bisa banget, lho! Masyarakat setempat juga menyediakan tempat bagi pengunjung yang ingin menginap di rumah mbaru niang, Desa Wae Rebo! 

http://www.waerebo.com/unesco/

https://www.nativeindonesia.com/desa-wae-rebo/ 

  1. Pantai Pasir Pink?!

Sobat Budaya juga pasti sudah tau keindahan pantai-pantai di Indonesia. Pantai pasir putih dengan laut biru bertebaran di ribuan pulau di Indonesia. Tapi kalau pantai pasir pink, cuma satu di Indonesia! Letaknya di Pulau Komodo, Nusa Tenggara Timur, Pantai Merah menjadi salah satu dari tujuh pantai di dunia dengan pasir merah muda. Warna ini berasal algae yang disebut foraminifera, yang menghasilkan pigmen merah muda yang cantik. Pantai Merah ini memang menjadi daya tarik lain selain biawak komodo yang kurang diketahui orang awam. Karena pulau ini juga tidak berpenghuni, menjadikan suasananya tenteram dan keindahan alam yang masih sangat alami! Lautnya yang biru, pasirnya yang berwarna pink, dan koralnya yang warna-warni, yuk kapan-kapan kita kunjungi!

https://www.indonesia.travel/jp/en/destinations/bali-nusa-tenggara/labuan-bajo/pink-beach

https://www.komodo.indonesia-tourism.com/pink_beach.php

https://www.sudamalaresorts.com/seraya/pink-beach/ 

  1. Henge’do, Cium Hidung Gestur Penyambutan dari NTT

Masih ingat ketika Presiden Jokowi mengunjungi Selandia Baru pada Maret 2018 dan disambut dengan tradisi cium hidung oleh seorang Tetua Suku Maori? Tradisi seperti ini juga ada di Indonesia, lho! Tradisi Henge’do di NTT khususnya di daerah Timor, Sumba, dan Sabu merupakan bentuk salam, keakraban, keterikatan, dan penerimaan satu sama lain. Agak berbeda, nih antara tradisi cium hidung di Selandia Baru dan di NTT, Indonesia. Di Selandia Baru tradisi dilakukan dengan menempelkan hidung dan dahi, sementara di NTT henge’do dilakukan dengan menempel dan menggesekkan hidung. Tradisi ini sampai sekarang masih sering dijumpai, lho! Jadi kalau Sobat Budaya ke NTT, jangan kebingungan, ya dengan gestur ini, karena ini termasuk tanda kamu disambut dengan hangat!

https://nttbangkit.com/budaya/1120/ciuman-hidung-hanya-tradisi-khas-masyarakat-ntt/ 

https://kumparan.com/ika-silalahi/antara-hongi-dan-hengedo-1534575215164369632

  1. Kuda Sandalwood Kebanggaannya Sumba

Juli  2017 lalu, masyarakat NTT menghadiahkan dua ekor kuda sandalwood kepada Presiden Joko Widodo pada acara Parade 1001 Kuda Sandalwood dan Festival Tenun Ikat di Pulau Sumba. Kini dua ekor kuda tersebut tinggal di Istana Bogor dan menjadi kekayaan milik negara. Kuda Sandalwood (Equus caballus) atau Sandel memang kuda poni asal Sumba yang terkenal lincah dan tangguh sehingga sering dijadikan sebagai kuda pacu. Seekor kuda sandel bisa mencapai harga Rp70 juta, lho! Disebutkan kalau kuda jenis ini adalah campuran kuda arab dan lokal. Secara fisik kuda sandel ukurannya lebih kecil dari kuda ras Amerika atau Australia dengan tinggi punggung antara 122-132 cm. Nama ‘Sandalwood’ sendiri berasal dari pohon cendana yang artinya sandalwood tree dalam Bahasa Inggris. Pohon cendana banyak tumbuh di Sumba dan dulunya menjadi komoditi utama pulau ini. Selain sebagai kuda pacu, kuda sandel juga dipakai untuk keseharian masyarakat setempat, lho. Bisa dibilang kuda sandel sudah jadi salah satu kebanggaan Sumba!

https://nationalgeographic.grid.id/read/13307913/kuda-sandalwood-pembalap-tangguh-dari-tanah-sumba 

https://kumparan.com/kumparannews/mengenal-sandalwood-kuda-ntt-hadiah-untuk-jokowi/full

  1. Pulau Paling Selatan Indonesia

Sobat Budaya, yuk belajar geografi batas Indonesia sejenak! Ada Sabang di barat, Merauke di timur, Miangas di utara, dan Rote di selatan. Tapi, sebenarnya tempat paling selatan di Indonesia bukan Pulau Rote, lho—memang benar Pulau Rote menjadi pulau paling selatan yang memiliki penduduk tetap, tapi masih ada pulau yang lebih jauh selatan dari Rote. Namanya Pulau Ndana, pulau seluas 13 km yang hanya dihuni oleh TNI Yonif 5 Marinir dan Yonif Rider Khusus 744 Atambua. Tapi, pulau yang berbatasan langsung dengan Samudra Hindia ini engga tertutup bagi pengunjung, kok meski akses yang agak sulit dan (tentu) butuh perizinan untuk masuk pulau ini. Di pulau ini juga terdapat patung Panglima Besar Jenderal Soedirman setinggi 10 m seolah menjadi penjaga terdepan pulau terluar Indonesia ini. Nah, jadi kalau lain kali ada yang bertanya apa pulau paling selatan Indonesia, jawabannya Pulau Ndana, ya!

https://www.jawapos.com/nasional/22/08/2017/ujung-selatan-indonesia-dijaga-jenderal-soedirman/ 

https://phinemo.com/pulau-ndana-pulau-terluar-selatan-indonesia/

  1. Danau Merah yang Misterius

NTT memang sangat penuh warna—mulai dari Pantai Merah dengan pasir merah mudanya di Pulau Komodo atau danau tiga warna Danau Kelimutu yang sudah terkenal keindahannya. Ngomong-ngomong soal danau, di Pulau Ndana—pulau paling selatan Indonesia—ada danau berwarna merah, lho. Karena warnanya merah, danau ini diberi nama Danau Merah. Warna merah pada air danau yang letaknya di pedalaman hutan Pulau Ndana ini diperkirakan berasal dari algae, tapi belum ada penelitian lebih lanjut mengenai hal itu. Ada legenda yang mengatakan kalau dulu ketika pulau ini ditempati oleh beberapa kerajaan, sering terjadi peperangan. Nah, setelah perang biasanya mereka akan membersihkan senjata yang bersimbah darah di danau ini! Letaknya yang ada di pedalaman hutan dengan semak belukar di tengah pulau tak berpenghuni ditambah legendanya yang dikandung, misterius banget, ya danaunya!

https://phinemo.com/pulau-ndana-pulau-terluar-selatan-indonesia/

https://travel.detik.com/domestic-destination/d-4712158/danau-merah-tersembunyi-di-indonesia