lihat semua

MALUKU SIWA LIMA

Fri, 16 October 2020

Halo, Sobat Budaya!

Provinsi dengan nenek moyang pelaut ini dulu menjadi rebutan bangsa-bangsa Eropa karena rempah-rempahnya yang melimpah! Makanan yang unik, musik yang bikin adem, pantai yang elok, dan sejarahnya yang panjang, yuk kenali Provinsi Maluku lebih jauh!

  1. Ambon Kota Musik Dunia!

Upaya BEKRAF dan sejumlah musisi serta masyarakat Ambon berhasil menjadikan Kota Ambon masuk ke dalam Kota Kreatif UNESCO sejak 30 Oktober 2019, lho! Ambon menambah daftar kota di Indonesia yang menjadi kota kreatif setelah Pekalongan (craft & folk arts), Bandung (design), dan kini Ambon (city of music). Kota Kreatif UNESCO menampilkan kota-kota di dunia yang tidak hanya menjadikan kebudayaan sebagai hiasan semata, tapi memberdayakan budayanya dalam segala aspek kehidupan masyarakat. Musik dan Ambon—bahkan Provinsi Maluku—tidak bisa dipisahkan. Maluku telah melahirkan musisi-musisi hebat Indonesia. Sebut saja Marcello Tahitoe, Gamaliel dan Audrey Tapiheru, Ruth Sahanaya, mendiang Glenn Fredly, dan masih banyak lagi. Selain itu, disebutkan juga kalau kota ini memiliki 543 musisi, 780 paduan suara, 94 studio musik, dan 177 grup musik! Sepertinya orang Maluku engga ada yang engga bisa nyanyi ya, Sobat Budaya!

https://www.thejakartapost.com/news/2019/10/31/unesco-names-ambon-city-of-music.html

https://www.goodnewsfromindonesia.id/2019/10/31/selamat-ambon-resmi-jadi-kota-musik-dunia

 

 

  1. Gunung, Laut, dan Matahari Sebagai Petunjuk Arah

Lagi-lagi dari Kota Ambon, nih. Di kota punya acara yang sedikit beda dengan kota-kota lain dalam hal petunjuk arah. Utara, selatan, timur, barat tidak dipakai di sini! Masyarakat Ambon biasanya menggunakan dua petunjuk, yaitu kadara dan kalao. Kalau menyebut kadara, itu artinya ke arah daratan, menuju gunung. Sedangkan kalau menyebut kalao berarti ke arah laut, menuju pantai. Selain itu, masyarakat juga memakai petunjuk arah matahari terbit dan terbenam. Nanti ke Ambon jangan sampai kebingungan menanyakan tempat ya, Sobat Budaya!

https://www.satumaluku.id/2018/11/09/sisi-lain-tentang-ambon-5-fakta-yang-perlu-diketahui/

https://www.idntimes.com/travel/destination/andry-trisandy/fakta-unik-tentang-ambon/5

https://id.pinterest.com/pin/586875395164131978/?nic_v2=1aKv5C4XJ 

 

 

  1. Daerah Rebutan Bangsa Eropa, Maluku Banyak Peninggalan Benteng

Benteng Belgica (Instagram)

Benteng Belgica dengan bentuk unik di atas hanya satu dari sekian banyak benteng yang ada di Maluku. Ada Benteng Amsterdam, Benteng  Oranje, Benteng Concordia, Benteng Tolukko, Benteng Kalamata, Benteng Duurstede, dan masih banyak lagi—semua peninggalan bangsa Portugis, Spanyol, Inggris, dan Belanda yang ingin menguasai Maluku untuk rempah-rempahnya. Sobat Budaya juga pasti sudah tau reputasi Maluku, tanah penghasil rempah-rempah yang dulu sama berharganya seperti emas bagi orang-orang Eropa. Maluku benar-benar menjadi rebutan bangsa Eropa. Salah satu kekuatan lengah sedikit aja, langsung diambil alih oleh kekuatan lain. Engga heran Maluku menjadi permata yang sangat dijaga dengan banyaknya benteng-benteng yang dibangun oleh negara-negara Eropa! 

https://historia.id/kuno/articles/ketika-bangsa-eropa-memperebutkan-maluku-P1RlK

https://lifestyle.okezone.com/read/2018/05/16/406/1898954/sejarah-benteng-belgica-di-maluku-indahnya-bikin-terpaku

 

 

  1. Menggila dengan Bambu Gila

Tari Bambu Gila - 12 Kesenian Tradisional Khas Maluku Ini Wajib Diketahui

Sobat Budaya pasti sudah pernah mendengar satu atau dua hal tentang permainan ini. Peraturannya gampang, para pemain yang biasanya terdiri dari 7 orang memeluk bambu besar dan berusaha menahan gerakan bambu yang diberi mantra oleh pawang. Permainan yang nama aslinya Baramasewel ini memang melibatkan nuansa mistis. Sebelum permainan dimulai, sang pawang akan membakar kemenyan di dalam wadah tempurung kelapa. Lalu, asap dari kemenyan akan ‘dimasukkan’ ke dalam bambu untuk mengundang makhluk gaib agar menggerakkan bambu. Setelah itu, bambu akan ‘menggila’ dan menyeret para pemain untuk mengikuti arah geraknya. Sobat Budaya ada yang sudah pernah ikut main bambu gila engga, nih? Kapan-kapan coba, yuk!

https://www.indonesiakaya.com/jelajah-indonesia/detail/bambu-gila-permainan-tradisional-masyarakat-ambon

https://www.cekaja.com/info/12-kesenian-tradisional-khas-maluku-ini-wajib-diketahui/

 

 

  1. Kudapan Suami yang Wajib Dicoba!

Mencoba 'Suami' dari Maluku | Pariwisata Indonesia

Namanya unik dan agak bikin orang bingung kalau ada yang bilang “Makan suami, yuk!” Memang tidak ada yang tau pasti dari mana asal-usul kudapan ini diberi nama ‘suami’.  Kue Suami terbuat dari ubi yang diparut lalu dikukus secara tradisional. Sederhana memang, tapi variasi cara memakannya akan menambah rasa pada suami. Ada yang original, tanpa tambahan apapun dan biasanya dimakan dengan sambal colo-colo. Juga ada yang menggunakan taburan kelapa dan dimakan dengan gula cair. Selain itu, juga ada suami yang dimakan dengan gula merah leleh yang cocok ditemani secangkir teh panas! Lain kali kalau ke Maluku dan diajak makan suami, jangan kebingungan lagi ya, Sobat Budaya!

https://nyero.id/makanan-khas-maluku/

https://pariwisataindonesia.id/mencoba-suami-dari-maluku/ 

 

 

  1. Batu Layar, Spot Fotogenic Tersembunyi di Maluku

 

https://www.indonesiakaya.com/uploads/_images_gallery/Batu_Layar_tampak_dari_ketinggian.jpg

Batu karang masif ini letaknya di Kabupaten Desa Larike, Maluku Tengah dan dinamakan Batu Layar—karena bentuk batunya yang mirip layar kapal, ditambah letaknya di tepi pantai, membuatnya seolah-olah seperti kapal. Tapi kalau dilihat-lihat, batu ini juga agak terlihat mirip gapura, ya? Tinggi batu ini sekitar 3 dan 4 m dan menjadi spot foto di Maluku yang bisa dibilang tersembunyi, meski letaknya sangat mudah ditemui karena bersebelahan langsung dengan jalan beraspal. Di sini masih belum ada fasilitas mendasar untuk pengunjung, padahal keindahan pantainya sayang untuk dilewati. Tapi justru, karena masih jarang diketahui, kebersihan lokasi dan pantai di sekitarnya masih alami! Kalau Sobat Budaya ke sini, tetap jaga kebersihannya, ya!

https://www.indonesiakaya.com/jelajah-indonesia/detail/batu-layar-sebagai-aset-berharga-pariwisata-maluku 

https://travelspromo.com/htm-wisata/batu-layar-ambon/