lihat semua

JAWA BARAT GEMAH RIPAH REPEH RAPIH

Tue, 22 September 2020

Halo, Sobat Budya! 

Kumaha damang? Kali ini, Kampung Budaya 2020 akan merangkum beberapa informasi menarik seputar provinsi yang disebut dengan Tanah Pasundan. Provinsi yang terkenal akan kesenian tradisionalnya ini ternyata banyak menyimpan keunikan lainnya lho! Mau tahu apa saja? Yuk, simak satu persatu fakta unik Jawa Barat yang mungkin belum Sobat ketahui!

1. Angklung Sempat Diklaim Malaysia Sebagai Alat Musik Kota Johor

Fakta Unik Tentang Musik Angklung, Kamu Harus Tahu!

Siapa yang tak kenal dengan alat musik angklung? Tahu gak sih, sebelum masuk dalam warisan budaya nonbenda oleh UNESCO, angklung ternyata pernah diklaim oleh negara Malaysia sebagai alat musik tradisionalnya. Klaim ini dipublikasikan melalui sebuah situs www.musicmall_asia.com. Disana dijelaskan bahwa angklung merupakan alat musik tradisional yang berasal dari kota Johor. 

Sejak dulu angklung dikenal sebagai alat musik pengiring perang, pemerintah kolonial pun mulai ketakutan setiap aransemen angklung dimainkan karena dinilai mampu membangkitkan semangat perang masyarakat nusantara. Sejak saat itu pemerintah kolonial melarang memainkan alat musik angklung kecuali untuk para pengemis. Itu sebabnya banyak masyarakat yang tidak mau memainkan angklung karena takut dikira pengemis. 

http://repository.untar.ac.id/432/1/1971-4284-1-PB.pdf

2. Kesenian Jabar yang Telah Punah

 

 

 

Pemprov Jabar Ajak Milenial Lestarikan Seni Budaya Lokal Halaman ...

Jawa Barat terkenal akan kesenian tradisionalnya. Memiliki sekitar 398 jenis kesenian tradisional, tetapi kini 40 jenis diantaranya punah dan tidak pernah dipentskan kembali. Sementara 80 diambang kepunahan dan sisanya berkembang. 

Beberapa kesenian yang telah hilang tersebut adalah topeng tanji dari Karawang, tari ondol-ondol (Purwakarta), seni pertunjukan memeniran (Bogor), topeng gong (Sukabumi), wayang mojang (Cianjur), serta wayang Sunda, ronggeng abrag, dan suriwit (Bandung). Selain itu, ada juga palasiang dari Sumedang, bongbangan (Ciamis), reog cirebonan (Cirebon), tari topeng (Cirebon), opera Sunda (Bandung), serta balengko dan wayang tambun (Bekasi). 

Terdapat kesenian yang sudah tidak pernah terlihat di generasi sekarang, tetapi tercatat dalam sejumlah naskah lama. Kesenian tersebut adalah karawitan elet, empet, mamanukan, dan sarawalet.

Agar tidak semakin banyak kesenian tradisional yang terancam keberadaannya. Revitalisasi sendiri telah dilakukan pada 10 kesenian tradisional selama tahun 2008-2012. Rencananya ada 4 jenis kesenian yang akan direvitalisasi di tahun 2020. 

Nah Sobat, sebagai generasi muda sudah seharusnya kita ikut bertanggung jawab dalam melestarikan kebudayaan nusantara, menjaga serta melindungi apa yang sudah menjadi warisan budaya!

https://www.pikiran-rakyat.com/entertainment/pr-01335712/40-kesenian-tradisional-di-jawa-barat-punah-80-lainnya-di-ambang-kepunahan

3. Tempat Peneropong Bintang Tertua di Belahan Bumi Selatan 

 

Ada Apa Saja sih di Observatorium Bosscha, Lembang? – YangRame.com

Bagi Sobat Budaya yang tertarik astronomi, pariwisata, dan fotografi, yuk berkunjung ke Observatorium Bosscha di Bandung, Jawa Barat. Tempat ini merupakan tempat penelitian bintang tertua yang ada di Indonesia bahkan tertua di belahan bumi selatan, loh. Tempat ini dibangun oleh Hindia Belanda sebagai pengembangan penelitian bintang khususnya di belahan bumi Selatan. Alasannya karena pada masa itu pbsevatorium bintang hanya terdapat di belahan bumi utara yakni di Eropa dan Amerika. Observatorium Bosscha juga memiliki teropong bintang tertua yang sama seperti teropong bintang di Benua Eropa dan Amerika loh. Wah, hebat yah belum tentu negara lain punya hal yang sama seperti yang kita punya loh, Sobat!

Jika berkunjung kesana, Sobat dapat mengamati cara kerja teropong tertua Zeiss, mengamati bintang dan mendapat informasi tentang astronomi. Menarik bukan? Kini Observatorium Bosscha dikelola oleh FMIPA ITB dan tercatat sebagai kawasan cagar budaya dan ilmu pengetahuan. 

Tertarik ke Bandung mengunjungi Observatorium Bosscha? 

https://osc.medcom.id/community/yuk-berkunjung-ke-observatorium-bosscha-and-say-no-to-polusi-cahaya-832

 

4. Bandung Internasional Art Festival 

Foto: Menyaksikan Bandung International Arts Festival 2019 ... 

Selain dikenal sebagai kota kafe dan Paris van Java, Bandung juga populer dengan serangkaian festival. Di kota ini, banyak banget festival menarik yang diadakan setiap tahunnya, baik itu yang berskala nasional hingga internasional. 

Sobat Budaya, Bandung Internasional Art Festival (BIAF) merupakan atraksi seni budaya dari berbagai negara yang digelar selama tiga hari di Kota Bandung. Acara ini digelar oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung sebagai wadah berkumpulnya para seniman dari berbagai kalangan untuk menampilkan berbaga ekspresi dan kreasi seni. 

Agenda tahunan ini melibatkan pengisi acara dari 15 negara diantaranya India, Malaysia, Australia, Jepang, Jerman dan Ekuador. Selain itu juga ada beberapa kota di Indonesia yang ikut serta dalam memeriahkan BIAF, lho! Menarik ya!

https://jabar.tribunnews.com/2019/07/28/bandung-international-arts-festival-mampu-membuat-warga-terpukau-diikuti-15-negara

 

5. Berbahasa Jawa di Jawa Barat?

 

 

 

2 Kota di Jawa Barat yang Berbahasa Jawa | KASKUS

Sebagian besar masyarakat Jawa Barat merupakan Suku Sunda, karena itu provinsi ini juga disebut sebagai tanah pasundan. Tapi tahukah Sobat, ada kota di Jawa Barat yang menggunakan bahasa jawa? 

Yap, kota ini terletak di utara Jawa Barat atau letaknya berdampingan dengan provinsi tetangga yaitu Jawa Tengah. Jadi wajar saja jika menggunakan bahasa Jawa, ya Sobat. Meskipun bahasa jawa yang digunakan tidak sama dengan yang digunakan di wilayah Jawa Tengah, Yogyakarta dan Jawa Timur, namun bahasa jawa tetap menjadi bahasa sehari-hari disana. Bahasa jawa yang digunakan di Cirebon cenderung kasar, akan tetapi mempunyai bahasa sendiri yang lebih halus. Ciri khas dari bahasa Cirebon adalah diakhiri kata ‘Jeh’. Sementara Bahasa Indramayu sering disebut dengan Dermayuan. Selain dua kota tersebut terdapat beberapa wilayah lainnya yang sebagian kecil menggunakan bahasa jawa, seperti Pesisir Pangandaran, Kuningan, Majalengka, serta Subang. 

https://phinemo.com/kenapa-jawa-barat-tidak-berbahasa-jawa-berikut-penjelasannya/

 

6. Bapatong (Bakso Kupat Gentong)

Semangat45 | Bapatong Kuliner Berkuah yang Lezat Khas Bogor

 Sudahkan mencicipi kuliner khas yang satu ini? Nah, dari nama nya saja sudah unik bukan? Bapatong alias ‘bakso kupat gentong’ menyajikan bakso sebagai hidangan utamanya. Eitss, ada yang unik dari penyajiannya nih! Kuliner tradisional Sunda ini mengandung potongan ketupat yang dilengkapi dengan iga sapi. Jika bakso biasa hanya menggunakan kuah bening, Bapatong menggunakan kaldu sapi ditambah mie kering dan pangsit. Wah, jadi ingin mencicipi Bapatong!

https://www.phiradio.net/makanan-khas-sunda-yang-legendaris/

 

7.  Situs Megalithikum Gunung Padang di Cianjur

Ada Kuil Terkubur Selama Ribuan Tahun di Dalam Situs Gunung Padang ...

Siapa sangka, di Kabupaten Cianjur terdapat salah satu situs prasejarah tertua di dunia loh! Warga sekitar menyebutnya Situs Megalithikum Gunung Padang. Sesuai namanya, situs ini merupakan situs prasejarah peninggalan kebudayaan Megalithikum di Jawa Barat. Jika digali lebih dalam, Gunung Padang akan membentuk struktur yang mirip piramid. 

Gunung Padang bahkan diperkirakan usianya lebih tua dari Piramida Giza, Mesir. Hal ini dibuktikan melalui hasil uji karbon pada laboratorium Beta Miami, Florida, Amerika Serikat. Hasil uji menunjukkan bahwa Situs Gunung Padang berusia 14.500-25.000 tahun. Hal ini tentunya membuktikan secara ilmiah bahwa situs Gunung Padang lebih tua dari Piramida Giza. Bangga bukan? 

Lokasi ini juga menjadi tempat yang dikramatkan oleh warga setempat. Penduduk menganggapnya sebagai tempat Prabu Siliwangi, Raja Sunda, yang berusaha membangun istana dalam semalam. Keunikannya lainnya adalah di lokasi ini juga ditemukan alat musik yang berupa batu persegi panjang yang bergelombang pada bagian atasnya, jika setiap gelombang dipukul, maka akan mengeluarkan bunyi yang berbeda antar gelombang satu dengan yang lain. Unik sekali, ya!

https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20181207192748-199-351979/situs-gunung-padang-misteri-pengubah-sejarah-dunia

https://merahputih.com/post/read/gunung-padang-megahnya-situs-megalitikum-kembaran-machu-picchu-di-cianjur