lihat semua

ACEH PANCACITA

Tue, 22 September 2020

 

7 Fakta Menarik ACEH

 

Halo, Sobat Budya! 

Kali ini, Kampung Budaya 2020 akan merangkum beberapa fakta menarik seputar Provinsi yang terkenal dengan sebutan “Serambi Mekah” ini. Yuk, simak fakta-fakta menariknya!

1. Replika Masjid Raya Baiturrahman ada di Taman Minimundus, Klagenfurt, Karintina, Austria.

KWANYAR NEWS: Austria Bangun Masjid Raya Baiturrahan Seperti Di Aceh

Masjid Raya Baiturrahman dibangun pada tahun 1612 pada masa pemerintahan Sultan Iskandar Muda dan menjadi ikon Negeri Serambi Mekah. Masjid ini memiliki arsitektur yang menyerupai Masjid Nabawi di Madinah dan memiliki 7 kubah dan 8 menara, termasuk yang tertinggi di Banda Aceh. Selain itu, Masjid dengan luas sekitar 4 hektar ini merupakan satu-satunya masjid di Indonesia yang memiliki parkir Underground, lho! 

Parkir bawah tanah ini tentunya tidak kalah keren dari parkir yang biasa kita temukan di Mal atau Hotel bintang lima. Di bagian lorong bawahnya juga terdapat area wudhu yang terbuat dari batu marmer dengan ornamen cahaya lampu berwarna kuning yang semakin menambah kemegahan masjid ini, Wow! Tak hanya itu, replika Masjid Raya Baiturrahman juga terletak di sebuah taman miniatur terbesar di dunia bernama Taman Minimundus di Klagenfurt, Karintia, Austria, lho!

https://aceh.tribunnews.com/2012/08/19/ada-mesjid-raya-baiturahman-dan-candi-borobudur-di-austria

 

2. Tanam Nasional Gunung Leuser dan Tari Saman ditetapkan UNESCO sebagai Warisan Non Benda 

Gunung Leuser National Park 1 (1) - WYSE Travel Confederation

Pagelaran Saman 10.001 Penari di Aceh Siap Pukau Wisatawan ...

UNESCO menetapkan Taman Nasional Gunung Leuser yang 70% luas hutannya berada di Provinsi Aceh sebagai warisan dunia non benda pada bulan Juli tahun 2004. Taman Nasional Gunung Leseur merupakan titik paling purba di bumi dan juga menjadi wilayah konservasi yang penting di muka bumi, dimana hewan-hewan seperti Orangutan, Badak, Gajah dan Harimau Sumatera liar hidup didalam satu kawasan. Sedangkan, Tari Saman yang berasal dari Aceh ditetapkan sebagai warisan non benda oleh UNESCO pada tahun 2011. Tari Saman dikenal dunia berawal dari Gaura Mancacarita yaitu seorang warga Australia, yang juga merupakan tim peneliti tari saman dan sekaligus menjadi sosok penting yang memasukkan Saman ke dalam buku UNESCO. Pada hari itu, Ia terlihat meneteskan air mata ketika melihat penampilan Tari Saman di Stadion Seribu Bukit. Wah saking takjub nya Gaura sampai meneteskan air mata, loh.

Info untuk Sobat Budaya, untuk mendapat pengakuan UNESCO ada 4 hal yang harus dimiliki, yaitu originalitas, keunikan, nilai filosofi yang universal dan daya tular ke masyarakat.

https://aceh.tribunnews.com/2020/07/05/video-fakta-unik-tentang-aceh-mulai-dari-masjid-megah-surga-kopi-hingga-ganja-terbaik

https://www.mongabay.co.id/2018/04/14/komitmen-menjaga-leuser-sebagai-situs-warisan-dunia-harus-dibuktikan/

 

3. Taman Putroe Phang Menyatukan Kerajaan Aceh dengan Kerajaan Pahang, Malaysia 

Taman Putroe Phang Banda Aceh, Tanda Cinta Sultan Iskandar Muda ...

Tahu gak nih, kalau Taman Putroe Phang punya sejarah yang mendalam soal cinta, lho! Taman ini tidak sekedar indah, namun ternyata juga mengukir sejarah cinta antara Sultan Iskandar Muda (Kerajaan Aceh) dengan seorang putri dari kerajaan Pahang, Malaysia yang bernama Putroe Phang (Putri kamalia). Oleh karena itu, taman ini menjadi salah satu daya tarik wisatawan lokal dan mancanegara khususnya Malaysia.  Apalagi saat akhir pekan, tempat ini dimeriahkan oleh pertunjukan seni, baik seni musik, seni tari dan berbagai kreativitas lainnya yang dipentaskan oleh anak-anak muda di Aceh. Kecee banget.

Gimana, mau menjadi saksi cinta Sultan dan Putri Phang? Kalau berencana pergi ke Aceh, jangan lupa berkunjung ke Taman Putroe Phang ya, Sobat. Siapa tahu kamu bertemu jodoh disana. Hehehe..

https://www.infobudaya.net/2020/02/perwujudan-cinta-seorang-sultan-aceh-untuk-putri-pahang/

 

4. 2 Pahlawan Wanita di Aceh Mendunia

Malahayati - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebasSejarah Hari Ini: Ketika Cut Nyak Dhien Ditangkap dan Diasingkan ...

Tahukah kamu, Pahlawan wanita terbanyak di Indonesia berasal dari Provinsi Aceh, lho! Setidaknya ada 11 wanita Aceh yang ikut berjuang mulai dari era Kesultanan Samudra Pasai hingga zaman penjajahan Belanda. 

Siapa yang tidak kenal dengan Laksamana Keumalahayati dan Commander Cut Nyak Dhien, namanya selalu menghiasi buku sejarah kita. Nah Sobat, Laksamana Keumalahayati dan Cut Nyak Dien ternyata masuk dalam jajaran 7 Warlord Women in The World, 10 Best Female Warrior at All Time dan Women Warrior in South East Asia. Keren banget..!

https://jurnal.unimed.ac.id/2012/index.php/ph/index

 

5. Museum Tsunami 

Museum Tsunami Aceh Karya Arsitek Ridwan Kamil | Majalahasri.com

Museum Tsunami yang diresmikan pada tahun 2009 ini merupakan monumen simbolis untuk mengenang bencana tsunami yang menimpa Aceh 16 tahun lalu. Museum ini memiliki desain atap berbentuk gelombang laut, sedangkan dasarnya menyerupai rumah panggung khas Aceh. Desain Museum dirancang oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Pada saat itu, Ridwan Kamil yang memiliki background arsitek memenangkan sayembara tingkat internasional pada tahun 2007 dalam rangka memperingati musibah tsunami 2004. 

https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpcbaceh/museum-tsunami-aceh-merupakan-lokasi-wisata/

 

6. Tari Ratoh Jaroe Menjadi Pembukaan Asian Gemes 2018.

Rahasia Penari Pembuka Asian Games 2018 Berganti Kostum secara ...

Tari Ratoh Jaroe sendiri berangkat dari semangat rakyat Aceh pasca Tsunami. Ingatkah kalian tarian yang dibawakan oleh ribuan penari pada opening ceremony Asian Games 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan? Tarian tersebut sempat dikira Tari Saman karena sekilas posisi para penai dan sebagian gerakan memang sama. Hal ini mungkin karena Tarian Ratoh Jaroe merupkan gabungan dari beberapa tarian asal Aceh. Walaupun keduanya sekilas sama, tapi terdapat perbedaan yakni Tari Saman dibawakan oleh laki-laki, sedangkan Tari Ratoh Jaroe identik dengan perempuan. Tari Saman berkostum pakaian tradisional Gayo, sedangkan Tari Ratoh Jaroe menggunakan pakaian polos berpadu songket Aceh. Selain itu, Tari Saman hanya diiringi musik tradisional, sedangkan Tari Ratoh Jaroe diiringi musik kreasi. Nah, jadi jangan sampai salah lagi ya, Sobat.

https://www.bolasport.com/read/311422476/tes?page=all

https://metrum.co.id/beda-tari-saman-dengan-ratoeh-jaroe/

 

7. Rumah Adat Aceh Dibangun Tanpa Paku 

Rumah Krong Bade Aceh - Semua Halaman - Bobo

“Rumoh Aceh” dan “Krong Bade” merupakan sebutan Rumah adat Aceh yang memiliki desain yang menarik, salah satunya dibangun tanpa paku. Ada yang bisa nebak pake apa? Yap, para leluhur masyarakat Aceh selalu membangun rumah mereka dengan menggunakan bahan bahan yang tersedia di alam bebas. Oleh karena itu, untuk merekatkan tiap bangunannya, mereka tidak menggunakan paku sama sekali, melainkan dengan pengikat yang disebut taloe meu-ikat. Taloe meu-ikat terbuat dari bahan seperti rotan, tali ijuk dan kulit pohon waru. Wah, kreatif yah Sobat.

https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpcbaceh/rumah-aceh-atau-rumoh-aceh/